Dalam rangka kegiatan Dies Natalis program studi PGSD Universitas Pendidikan Indonesia 2019, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta fakultas keguruan dan ilmu pendidikan prodi pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) ini telah berhasil menjajaki kesuksesan dalam event PGSD FAIR 2019 yang diselenggarakan oleh BE HIMAPRO PGSD UPI. Jenis lomba yang diikuti yaitu Lomba Simulasi Mengajar Nasional. Kegiatan ini berlangsung pada 1 Desember 2019 dengan melalui seleksi secara online.

Delegasi tim Lomba Simulasi Mengajar dari UMS berjumlah tiga orang yakni Eka Rahmawati (Ketua), Faisal Yusuf Bakhtiar (Anggota 1), dan Khoirunnisa’ Ismi Nur Intani (Anggota 2) dengan dibimbing oleh seorang dosen Pembelajaran Matematika SD PGSD FKIP UMS Zaenal Abidin, M. Pd. Lomba Simulasi Mengajar Nasional ini diperebutkan oleh 10 finalis yang telah terseleksi, mahasiswa dari PGSD FKIP UMS berhasil meraih Juara I, Juara II diraih oleh Universitas Pendidikan Indonesia, dan Juara III diraih oleh Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Pada PGSD FAIR 2019 mengangkat tema “Quo vadis agent of change dan agent ofconversation pada mahasiswa milenial”. Melalui Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan media pembelajaran yang mengintegrasikan seluruh muatan pelajaran pada Tema 4 Kewajiban dan Hakku, Subtema 1 Kewajiban dan Hakku di Rumah, dan pembelajaran ke-6 pada kelas III dari mahasiswa PGSD FKIP UMS berhasil memukau para juri.

Mahasiswa semester 5 ini berhasil bersaing dengan 9  finalis dari 6 Universitas besar di Indonesia pada kategori simulasi mengajar tingkat nasional diantaranya; Universitas Pendidikan Indonesia, UPI Sumedang, Universitas Darussalam Gorontalo, Universitas Nusantara PGRI Kediri, Universitas Lambung Mangkurat, dan Universitas Jember. Selain lomba simulasi mengajar nasional, pihak panitia juga menyelenggarakan lomba debat dan essay.